Polisi Bersihkan Material Banjir dan Pohon Tumbang yang Menghalangi Jalan Lintas Selatan Wulanggitang

oleh -731 Dilihat

LARANTUKA – Kepolisian Polres Flores Timur bersama BKO Samapta Polda NTT dan BKO Brimob Polda Nusa Tenggara Timur melaksanakan kegiatan Patroli diwilayah terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki sekaligus membersihkan jalur jalan raya lintas selatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT. Selasa (16/01/2024).

Diketahui, hujan deras menguyur wilayah Kecamatan Wulanggitang pada senin 15 Januari 2024 malam kemarin mengakibatkan material banjir seperti batu dan pasir berserakan di sepanjang ruas jalan lintas selatan Wulanggitang. Selain itu dibeberapa titik ruas jalan tersebut juga terdapat pohon tumbang dan menutupi sebagian badan jalan yang mengakibatkan lalu lintas kendaraan menjadi terganggu.

Kegiatan Patroli diwilayah terdampak erupsi Gunung Api Lewotobi sekaligus pembersihan akses jalan umum di lintas selatan Wulanggitang saat itu dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Flotim IPTU Friets Y. Letik.

“Selain berpatroli diwilayah yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi kita juga melaksanakan pembersihan pohon tumbang yang menghalangi arus lalu lintas dari Desa Boru menuju Desa Nawakote,” ungkap IPTU Friets kepada wartawan.

Ia menerangkan, pihaknya juga meninjau langsung ruas jalan di Desa Nawakote yang tertimbun material lumpur setinggi lutut orang dewasa akibat banjir lahar dingin dari Gunung Lewotobi Laki-Laki yang saat ini sedang erupsi.

Untuk itu Iptu Friets menghimbau <a href="https://radarnkri.id/bhabinkamtibmas-desa-pasir-jaya-pererat-kemitraan-dengan-warga-melalui-kegiatan-sambang-dan-edukasi-kamtibmas/”>masyarakat maupun pengendara roda dua dan roda empat untuk selalu berhati – hati saat melintasi ruas jalan yang sudah tertimbun material lumpur dan pasir.

“Untuk saat ini ruas jalan yang tertimbun material lahar dingin masih bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat tetapi harus selalu hati-hati karena licin,” ujarnya.

“masyarakat harus selalu waspada saat melintasi jalan di jalur selatan Wulanggitang yang masuk dalam radius bahaya karena Gunung Lewotobi saat ini sedang erupsi dengan terus mengeluarkan lava dan awan panas,” tambah Iptu Friest.***(ell).